Gedung Sekolah dan Toilet Siswa SD Negeri 14 Lahat Rusak, Butuh Perhatian Serius Pemerintah


LAHAT, SL — Kondisi fasilitas sarana dan prasarana di SD Negeri 14 Lahat, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, saat ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Gedung ruang belajar serta fasilitas sanitasi siswa dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah yang dinilai mengganggu kenyamanan dan kelancaran proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sehari-hari.

​Kepala Sekolah SD Negeri 14 Lahat, Retna Mutia Ratih, S.Pd,SD,M.Pd, membenarkan perihal kondisi tersebut. Beliau menyampaikan bahwa beberapa titik krusial bangunan sekolah, terutama bagian atap, plafon, hingga fasilitas toilet siswa, sudah berada dalam kondisi yang sangat mendesak untuk mendapatkan perbaikan atau renovasi total.

​"Kondisi gedung dan toilet siswa di sekolah kami memang sudah selayaknya mendapatkan perbaikan. Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun pihak-pihak terkait agar renovasi dapat segera terealisasi demi keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan anak-anak kita dalam menuntut ilmu," ujar Retna Mutia Ratih saat dikonfirmasi, Jum'at (19/06/26).

​Menurut pantauan di lapangan, kerusakan pada fasilitas toilet tidak hanya merusak estetika dan kenyamanan sekolah, melainkan juga berpotensi memicu masalah kesehatan bagi ratusan murid yang menggunakannya setiap hari. Kondisi infrastruktur sanitasi yang buruk ini memaksa pihak sekolah untuk bekerja ekstra keras demi menjaga kebersihan lingkungan.

​Tidak hanya sektor sanitasi, beberapa ruang kelas juga menunjukkan gejala kerusakan serupa. Bagian dinding tampak retak dan struktur atap rentan bocor saat musim hujan tiba. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para guru dan orang tua murid terkait jaminan keselamatan siswa selama berada di dalam ruangan kelas.

​Pihak sekolah mengaku telah berupaya maksimal melakukan pemeliharaan mandiri dengan sisa anggaran yang ada. Bahkan, belum lama ini pihak sekolah terpaksa merogoh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) demi memperbaiki 4 unit toilet siswa yang mengalami rusak parah.

Kendati demikian, saat ini masih tersisa 2 unit toilet lagi yang kondisinya sangat memprihatinkan dan belum tersentuh perbaikan. Keterbatasan alokasi dana BOS membuat kerusakan infrastruktur skala menengah hingga berat tidak dapat ditanggulangi sepenuhnya oleh pihak sekolah.

​Oleh karena itu, pihak sekolah sangat berharap usulan perbaikan gedung dan sisa fasilitas sanitasi ini dapat diakomodasi menjadi skala prioritas pada tahun anggaran ini. Langkah ini dinilai krusial agar mutu dan kualitas pendidikan di SD Negeri 14 Lahat dapat berjalan secara aman, nyaman, dan optimal. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News