LAHAT,SL – Suasana belajar mengajar di SMP IT Alqausar Lahat, Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, mendadak berubah mencekam, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Si jago merah secara tiba-tiba mengamuk dan melalap sebagian kawasan sekolah di tengah aktivitas harian yang sedang berjalan normal.
Panik seketika melanda para siswa kelas VII dan IX yang masih berada di dalam kelas. Situasi genting tersebut bermula ketika mereka mendengar suara gemeretak janggal disusul ledakan kecil dari arah jendela kelas.
Di tengah kepanikan itu, aksi heroik ditunjukkan oleh seorang santriwati bernama Nadia. Dengan keberanian luar biasa, ia mendapati api mulai merambat ganas di area gudang penyimpanan air dan langsung berlari memberikan peringatan keras kepada rekan-rekannya.
"Kebakaran kita!" teriak Nadia lantang, memecah kepanikan massal.
Mendengar teriakan tersebut, insting bertahan hidup langsung bergerak. Seluruh siswa berhamburan keluar kelas demi menyelamatkan diri. Sayangnya, amukan api tak terbendung dan dengan cepat membesar, membakar apa saja yang dilaluinya.
Wulansari, Pembina Asrama Putri Ponpes Alqausar Lahat, menceritakan detik-detik menegangkan saat peristiwa itu terjadi di lokasi kejadian. Di tengah kepanikan hebat, para guru dan santri sempat berjibaku menyelamatkan sebagian barang berharga serta dokumen-dokumen penting. Kendati demikian, sebagian perlengkapan seperti mukena tak sempat terselamatkan dari kobaran api.
Tak butuh waktu lama, amukan api langsung direspons oleh tim penyelamat. Sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran dan tiga unit mobil suplai air dikerahkan secara maraton oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lahat untuk melumpuhkan titik-titik api. (Red)

Posting Komentar