NAMA : MELZA NOVERDA
Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang nilai-nilainya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan tempat tinggal.
1.Sila pertama – Ketuhanan Yang Maha Esa
Contohnya menghormati tetangga yang berbeda agama, tidak mengganggu orang yang sedang beribadah, dan menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing.
2. Sila kedua – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Contohnya membantu tetangga yang sedang mengalami kesulitan, bersikap sopan, dan menghargai orang lain tanpa membeda-bedakan.
3. Sila ketiga – Persatuan Indonesia
Contohnya mengikuti kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, menjaga kerukunan antarwarga, dan bekerja sama menjaga keamanan lingkungan.
4. Sila keempat – Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan
Contohnya mengikuti musyawarah warga, menghargai pendapat orang lain, dan mengambil keputusan bersama secara adil.
5. Sila kelima – Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Contohnya berbagi dengan tetangga yang membutuhkan, tidak mengambil hak orang lain, serta menggunakan fasilitas umum dengan tertib dan bertanggung jawab.
Kesimpulan:
Implementasi Pancasila dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan seharihari. Dengan saling menghormati, membantu, bermusyawarah, dan bergotong royong, kita dapat menciptakan lingkungan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan harmonis.
CONTOHNYA :
WARGA GELAR GOTONG ROYONG, BERSIHKAN JALAN DAN BANGUN PARIT SERTA JALAN LINGKUNGAN
Desa Tebat Langsat, Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat , 01 Agustus 2026 Warga melaksanakan kegiatan gotong royong bersama dalam rangka menjaga kebersihan dan meningkatkan kondisi infrastruktur lingkungan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 01 Agustus 2026 tersebut melibatkan seluruh warga dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, warga membersihkan badan jalan dari rumput, sampah, dan material yang mengganggu akses pengguna jalan.
Selain membersihkan jalan, warga juga melakukan pembuatan dan pembersihan parit di sepanjang jalan lingkungan. Pembuatan parit tersebut bertujuan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan saat hujan. Warga juga bergotong royong melakukan pembuatan/perbaikan jalan lingkungan dengan meratakan tanah serta menimbun bagian jalan yang rusak dan berlubang.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman untuk dilalui. Kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam membangun serta menjaga lingkungan. Warga berharap semangat gotong royong dapat terus dipertahankan sehingga berbagai permasalahan lingkungan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar bapak Dadang kariawan selaku Kepala Desa Tebat Langsat. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat antusiasme dari masyarakat setempat.
Berikut dokumentasi dari kegiatan di Desa Tebat Langsat Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat :




Posting Komentar