Begini Respon Disdikbud Lahat Soal Guru dan Siswa SD Negeri 12 Kota Agung Buang Air Dikebun


LAHAT,SL - ​Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lahat merespons sorotan publik terkait kondisi SD Negeri 12 Kota Agung yang hingga kini belum memiliki toilet serta sarana prasarana penunjang lainnya.

​​Menanggapi sorotan tersebut, Pihak Disdikbud memastikan akan mengupayakan realisasi pembangunannya pada tahun anggaran 2027.

​Kepala Disdikbud Lahat melalui Kasi Sarana dan Prasarana, Juli Wahyuni, S.Pd., M.M., mengonfirmasi bahwa lembaganya telah mencatat seluruh daftar kebutuhan mendesak yang diajukan pihak sekolah, mulai dari fasilitas sanitasi hingga rehabilitasi ruang kelas.

​" Untuk SD Negeri 12 Kota Agung sudah diusulkan di anggaran induk tahun 2027 dan sudah mengisi usulan bantuan pemerintah (revitalisasi) untuk tahun 2027," ujar Juli saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

​Kendati demikian, pihak dinas belum bisa memberikan garansi penuh atas eksekusi seluruh usulan yang diajukan. Keterbatasan fiskal daerah menjadi faktor penentu apakah perbaikan infrastruktur itu bisa dituntaskan sekaligus atau harus dicicil dari tahun ke tahun.

​"Nanti kita lihat dulu anggarannya, apakah semua usulan bisa direalisasikan atau dilakukan bertahap," jelas Juli.

​Sebelumnya, Kepala SD Negeri 12 Kota Agung, Patianah, S.Pd., membeberkan daftar panjang fasilitas yang belum tersentuh pembangunan, meliputi ruang guru, ruang UKS, perbaikan ruang kelas, perpustakaan, hingga ketiadaan sumber air bersih dan pagar sekolah yang kerap membiarkan hewan lepas masuk ke area belajar.

Bahkan, Patianah mengatakan, tenaga pendidik dan siswa harus ke kebun untuk membuang air lantaran ketiadaan toilet di sekolah. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News