Bayang - bayang Efesiensi Rp 700 miliar, Kala Brangkas Daerah Menipis, Inovasi Lokal Dipacu


LAHAT,SL -  Di tengah ketidakpastian anggaran. Pemerintah Kabupaten Lahat memutar haluan, mengajak seluruh elemen mengoptimalkan potensi lokal demi menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Panggilan ini mendesak setelah gelombang efisiensi anggaran memangkas pos keuangan daerah hingga menyentuh angka Rp 700 miliar.

​Ajakan tersebut mengemuka dalam rapat paripurna ke-13 DPRD Kabupaten Lahat, Selasa (08/09/26), yang mengagendakan rancangan kebijakan APBD 2027.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menyebut tahun depan pemkab mematok tema akselerasi penurunan kemiskinan dan penguatan daya saing daerah.

​"Prioritas pertama penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal dan mengeliminasi investasi serta pariwisata demi kemandirian fiskal," ujar Widia di hadapan para legislator.

​Di bawah bayang-bayang defisit anggaran, arah kebijakan fiskal Lahat dirancang lebih ketat. Prioritas kedua difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan sosial guna mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem serta ketimpangan.

Sementara itu, pilar ketiga menyasar penguatan infrastruktur dasar, kualitas lingkungan, ketahanan bencana, serta tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Pemerintah daerah menyadari pengelolaan keuangan tidak boleh lagi berjalan seperti biasa. Manajemen penyelenggaraan pemerintahan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian diarahkan agar lebih responsif dan fleksibel.

​Langkah ini disiapkan sebagai peredam dinamika ekonomi ke depan. Tujuannya satu, menjaga agar pemulihan ekonomi berlanjut, penanganan kesehatan dan daya beli masyarakat miskin terlindungi, serta pengelolaan fiskal tetap berada di jalur yang sehat dan berkelanjutan.(Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News