LAHAT, SL — Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Bukit Besak, Kecamatan Merapi Selatan dan Gumay Ulu, Lahat,Lahat, mendadak viral di berbagai platform media sosial.
Kobaran api yang membara di atas bukit dan hutan tidak hanya menjadi tontonan warga, tetapi juga disiarkan secara langsung oleh warganet hingga menarik perhatian luas jagat maya.
Salah satunya dalam rekaman siaran langsung (live streaming) yang beredar, salah satunya melalui akun TikTok @Ajo Rete, detik-detik mencekam saat si jago merah mengamuk sejak waktu magrib terekam jelas oleh kamera, Kamis (27/08/26).
Tayangan langsung tersebut seketika dibanjiri komentar dan disaksikan oleh ratusan penonton yang memantau perkembangan situasi dari layar ponsel.
Melalui siaran langsung di media sosial ini pula, kepanikan dan informasi darurat mengenai pergerakan api yang kian mendekati perkebunan warga cepat menyebar ke publik, memperlihatkan bagaimana cepatnya informasi bencana tersampaikan lewat genggaman tangan di era digital.
Hingga pagi ini berdasarkan informasi dari media sosial, kobaran api mulai merambat ke kawasan perkebunan kopi milik warga setempat. Para pemilik kebun kini dihinggapi rasa cemas yang mendalam demi menyelamatkan tanaman produktif mereka dari jilatan api.
Di sisi lain, di tengah musibah Karhutla yang melanda sejumlah kawasan di Lahat ini, Bupati Lahat Bursah Zarnubi bersama Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih diketahui tengah mengemban misi penting pameran APKASI Otonomi Expo (AOE) tahun 2026 untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan serta khas daerah Lahat ke kancah nasional hingga mancanegara guna mendongkrak potensi lokal.
Hingga berita ini diturunkan, warga bersama pihak terkait terus memantau titik api di lapangan sembari berharap penanganan darurat dapat segera dilakukan secara optimal. (Red)

Posting Komentar