LAHAT, SL - Universitas Serelo Lahat kembali membuktikan komitmennya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, sentuhan akademis menyasar warga Desa Talang Tangsi, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat, melalui penyerahan bantuan alat penyangrai (roasting) kopi modern.
Program hibah yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini diharapkan menjadi angin segar bagi para petani kopi lokal dalam meningkatkan nilai tambah produk komoditas unggulan mereka.
Ketua Yayasan Pendidikan Serelo (YPS), Ahmad Nadira Zafirridho, SE, MM, menyambut baik serta mengapresiasi terealisasinya program pengabdian masyarakat tersebut.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi tepat guna seperti mesin roasting kopi merupakan langkah strategis untuk mentransformasi pola pikir petani dari sekadar menjual biji mentah (green bean) menjadi produk siap saji yang bernilai ekonomis tinggi.
"Melalui hibah yang didanai Kemendiktisaintek ini, kami berharap masyarakat Talang Tangsi tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi mampu mengolah kopi lokal hingga memiliki daya saing di pasaran luas.
Perguruan tinggi harus hadir dan memberikan solusi nyata bagi peningkatan ekonomi kerakyatan," ujar Ahmad Nadira
Selama ini lanjut dia, kendala utama dalam pengolahan kopi pascapanen di wilayah Pajar Bulan adalah keterbatasan sarana pengolahan modern. Dengan adanya mesin roasting dari Universitas Serelo Lahat, para petani kini dapat melakukan pengolahan secara mandiri, menjaga kualitas citarasa kopi khas Lahat, serta memperluas jangkauan pasar hingga ke luar daerah.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan tinggi, pemerintah pusat melalui pendanaan kementerian, dan masyarakat perdesaan dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Lahat. (Red)

Posting Komentar