PRABUMULIH – Dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum,
membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, serta menciptakan lingkungan
pendidikan yang aman dan kondusif, Kepolisian Resor (Polres) Prabumulih kembali
melaksanakan program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) yang berlangsung di SMA
Negeri 3 Prabumulih, Senin (02/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 10.30
WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Gunarto, S.I.K.,
M.H., M.Tr.Mil., didampingi Kasat Binmas, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat
Narkoba, personel Sat Binmas, serta personel Sie Humas Polres Prabumulih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMA Negeri 3
Prabumulih, Wakil Kepala Sekolah, sejumlah dewan guru, serta sekitar 100
pelajar yang mengikuti kegiatan penyuluhan dan pembinaan dengan tertib.
Program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) merupakan salah
satu bentuk kepedulian Polres Prabumulih terhadap dunia pendidikan, khususnya
dalam memberikan pembinaan, edukasi, dan pemahaman mengenai pentingnya menjaga
keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sejak usia sekolah.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 3
Prabumulih, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus penyuluhan Kamtibmas
oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., yang
menyampaikan sejumlah materi penting berkaitan dengan tantangan dan
permasalahan yang kerap dihadapi kalangan remaja.
Dalam arahannya, Kapolres memberikan perhatian khusus
terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang dapat merusak
kesehatan, masa depan, serta cita-cita generasi muda. Para pelajar diingatkan
agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun pergaulan yang dapat
menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.
Kapolres juga menekankan pentingnya peran generasi muda
sebagai penerus bangsa yang harus memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, serta
karakter yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman. Pendidikan, menurut
materi pembinaan yang disampaikan, tidak hanya berorientasi pada prestasi
akademik, tetapi juga pembentukan sikap, moral, dan perilaku positif dalam
kehidupan sehari-hari.
Selain membahas bahaya narkoba, Kapolres turut memberikan
edukasi mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan
bertanggung jawab. Para pelajar diingatkan agar tidak mudah menyebarkan
informasi yang belum jelas kebenarannya, menghindari ujaran kebencian, serta
menjaga etika dan keamanan data pribadi dalam berinteraksi di ruang digital.
Permasalahan perundungan atau bullying juga menjadi
salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut. Kapolres mengingatkan pentingnya
menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai,
sehingga tidak ada pelajar yang merasa terintimidasi, dikucilkan, maupun
mengalami kekerasan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial.
Melalui penyuluhan tersebut, para pelajar didorong untuk
membangun sikap saling menghormati, meningkatkan kepedulian terhadap sesama,
serta berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru, orang tua, atau pihak
yang berwenang agar dapat segera ditangani dengan tepat.
Tidak hanya itu, Kapolres Prabumulih juga memberikan
pemahaman mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) bermasalah dan praktik judi
online (judol) yang semakin mudah diakses melalui perkembangan teknologi
digital.
Para pelajar diberikan edukasi mengenai risiko kerugian
finansial, ketergantungan, hingga persoalan hukum yang dapat timbul akibat
keterlibatan dalam aktivitas perjudian online. Mereka juga diingatkan agar
tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan maupun promosi yang
berpotensi menjerumuskan pada tindakan merugikan.
Melalui program POLIDIK ini, Polres Prabumulih berupaya
memperkuat sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam melakukan langkah
pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba,
perundungan, serta pengaruh negatif perkembangan teknologi.
Kehadiran Kapolres Prabumulih secara langsung di lingkungan
sekolah juga menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang humanis dan
edukatif, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan para pelajar
sebagai generasi penerus bangsa.
Dengan adanya komunikasi dan pembinaan secara langsung,
diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menaati aturan, menjauhi
perilaku menyimpang, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pribadi yang
disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial.
Program Polisi Peduli Pendidikan juga menjadi salah satu
sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda agar mampu
menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan
sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Polres Prabumulih melalui kegiatan pembinaan tersebut terus
mendorong terciptanya kolaborasi yang baik antara kepolisian, tenaga pendidik,
orang tua, dan seluruh elemen masyarakat dalam melindungi generasi muda dari
berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.
Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) di SMA Negeri 3
Prabumulih berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan
berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Melalui semangat "Polisi Bersama Masyarakat",
Polres Prabumulih berharap program POLIDIK dapat memberikan manfaat nyata bagi
dunia pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda Kota Prabumulih
yang cerdas, berkarakter, berprestasi, taat hukum, dan terbebas dari
penyalahgunaan narkoba serta berbagai bentuk kenakalan remaja.
Posting Komentar