LAHAT,SL - Kualitas pengerjaan revitalisasi gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat menjadi sorotan utama. Widia Ningsih, S.H., M.H., memberikan peringatan tegas agar perbaikan fasilitas medis tersebut tidak sekadar selesai secara fisik, melainkan wajib memenuhi standar kelayakan pelayanan kesehatan.
Pernyataan menohok itu disampaikan Widia saat meninjau langsung progres revitalisasi RSUD Lahat pada Kamis (29/10/2026). Didampingi jajarannya, ia mengecek sejumlah titik vital, mulai dari Gedung Bukit Asam hingga ruang bedah.
Secara khusus, Widia menyoroti dua sektor krusial kondisi atap bangunan dan sistem sanitasi air. Bagi Widia, kedua aspek ini berpengaruh langsung terhadap kenyamanan pasien, efektivitas tenaga medis, serta kelancaran operasional rumah sakit secara keseluruhan.
"Jangan sampai ada atap bocor dan sanitasi air macet. Kalau masih ada masalah seperti itu, tidak akan kami terima. Kami minta semuanya dicek ulang secara menyeluruh," tegas Widia di sela-sela peninjauannya.
Ia menambahkan bahwa orientasi revitalisasi tidak boleh berhenti pada selesainya batas waktu pengerjaan. Hasil akhir harus menjamin fungsi bangunan berjalan optimal tanpa meninggalkan masalah tersembunyi yang berpotensi merugikan masyarakat.
"Atap bocor mengganggu kenyamanan dan aktivitas medis, sedangkan sanitasi bermasalah bisa melumpuhkan operasional rumah sakit. Prioritas utama perbaikan ini adalah memberikan pelayanan terbaik dan rasa nyaman bagi masyarakat Lahat," pungkasnya.(Red)

Posting Komentar