LAHAT,SL - Batalnya pengesahan APBD Perubahan Kabupaten Lahat akhirnya memicu polemik hangat. Sekda Lahat sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si, secara terbuka mengakui adanya kelalaian dan menyatakan siap dicopot dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Izromaita membantah anggapan bahwa pemerintah daerah sengaja mengabaikan APBD Perubahan sejak awal. Menurutnya, pembahasan anggaran tersebut sebenarnya sudah dirancang, tetapi kandas akibat beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lambat menginput data anggaran.
“Sebetulnya bukan disengaja. Kami sudah merencanakan dari awal. Namun, karena ada keterlambatan penginputan dari OPD dan batas waktunya sudah habis, sistem otomatis terkunci,” ujar Izromaita, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (12/10/2026).
Menanggapi sorotan publik terkait lemahnya pengawasan TAPD, Izromaita mengklaim telah menjalankan fungsinya secara maksimal. Namun, ia mengaku kendala teknis di tingkat OPD tidak pernah dilaporkan kepadanya tepat waktu.
“Saya selaku Ketua TAPD sudah melakukan pengawasan. Tapi kendala di bawah tidak disampaikan ke kami. Mungkinkah ada tarik-menarik kepentingan atau faktor efisiensi? Kalau diteliti secara mendalam, hal itu bisa saja terjadi,” ungkapnya.
Meski demikian, Izromaita menjamin bahwa batalnya APBD Perubahan tidak akan menghentikan roda pemerintahan. Kebutuhan esensial seperti gaji pegawai telah aman dialokasikan dalam APBD Induk. Namun, ia tak menampik bahwa sejumlah agenda pembangunan infrastruktur baru terpaksa gigit jari.
“Roda pemerintahan tetap berjalan normal, gaji pegawai aman karena sudah masuk APBD Induk. Kejadian ini memang yang pertama kali, dan menjadi tamparan keras sekaligus bahan evaluasi total bagi Pemkab Lahat,” terangnya.
Secara ksatria, Izromaita menegaskan siap menerima segala konsekuensi atas kegagalan sistemik ini, termasuk jika Penjabat/Bupati memutuskan untuk menanggalkan jabatannya.
"Jabatan adalah amanah dari pimpinan. Jika pimpinan menilai kinerja saya tidak maksimal, itu sepenuhnya kewenangan pimpinan untuk mencopot saya. Dan saya sangat siap untuk itu," tegasnya. (Red)

Posting Komentar