Sempat Mati Suri, Kini UMKM di Merapi Area Kembali Bangkit Usai Larangan Melintas Dumptruk Batu Bara


LAHAT,SL -  Suasana di sepanjang Jalan Lintas Sumatra kawasan Merapi Area, Lahat, kini berangsur pulih dari gempuran debu batu bara. Para pemilik warung kecil dan rumah makan sederhana yang sebelumnya sempat gulung tikar akibat terpuruknya ekonomi kini kembali bernapas lega.

Bertahun-tahun lamanya, aktivitas usaha di jalur ini sempat lumpuh total karena kepungan debu tebal dan kemacetan panjang yang ditimbulkan oleh operasional truk pengangkut batu bara berukuran besar.

​Kondisi tersebut praktis membuat kawasan ini seperti mati suri lantaran para pengendara roda dua dan wisatawan enggan singgah karena faktor kenyamanan dan keamanan yang terganggu.

Praktis, warung-warung makan dan kedai kopi di sepanjang jalan kehilangan sumber pendapatan utamanya, hingga membuat banyak pelaku usaha terpaksa menutup usahanya.

​Perubahan mulai dirasakan setelah adanya kebijakan larangan operasional truk batu bara melintasi jalur tersebut. Arus lalu lintas perlahan menjadi lebih tertib, lancar, dan bersih dari polusi debu tambang.

Kondisi ini kembali menarik minat para pelintas dan pengendara untuk beristirahat di warung-warung lokal.

​Sentra kuliner dan jajanan di kawasan Merapi kini mulai ramai dikunjungi kembali. Warung kopi tradisional, rumah makan khas rumahan, hingga tempat oleh-oleh kecil kembali bergeliat seiring pulihnya mobilitas masyarakat di jalur lintas Sumatra.

​Kebangkitan ini dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM setempat, salah satunya disampaikan oleh Ibu Siti (48), pemilik warung makan di kawasan Merapi.

"Dulu, jangankan pembeli yang datang, melirik ke arah warung kami pun orang-orang ragu karena debu hitam dan macet parah setiap hari. Warung ini sempat mati suri karena tidak ada pemasukan sama sekali. Alhamdulillah, sejak truk batu bara dilarang lewat, jalanan jadi bersih dan tenang. Saat melihat mobil pribadi mulai menepi dan mampir ke warung, rasanya sangat bersyukur. Usaha kami perlahan hidup kembali dan dapur bisa mengepul lagi." ujar salah satu pemilik warung makan di kawasan Merapi ini

​Peningkatan omzet harian yang dirasakan para pedagang saat ini menjadi secercah harapan baru untuk memulihkan kondisi finansial keluarga setelah lama terdampak. Para pelaku UMKM berharap agar penertiban jalur lalu lintas ini dapat terus dijaga dan dikawal secara konsisten, demi kelangsungan ekonomi kerakyatan dan kenyamanan bersama di sepanjang Jalan Lintas Sumatra. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News