LAHAT,SL - Senyum lega dan sukacita terpancar dari wajah para guru serta siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Wathoniyah Telantang, Kecamatan Merapi Barat,Lahat, Selasa (04/08/26).
Setelah penantian panjang, impian warga sekolah untuk memiliki fasilitas belajar yang layak dan aman akhirnya mulai menjadi kenyataan melalui peletakan batu pertama rehabilitasi gedung kelas.
Pembangunan kembali ruang kelas ini bukan sekadar kebetulan, melainkan buah dari jaring aspirasi masyarakat. Proyek renovasi tersebut direalisasikan melalui dana pokok pikiran dari hasil Reses Tahap III Tahun Sidang 2026 untuk Daerah Pemilihan II.
Berkat ketekunan Anggota DPRD Kabupaten Lahat, Sapri, S.H., yang bersinergi dengan Komite MIS Wathoniyah, Novika Chandra, anggaran perbaikan ini berhasil disalurkan guna menyelamatkan kondisi fisik sekolah yang sebelumnya memprihatinkan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Sapri dan Bapak Novika Chandra atas perjuangannya. Rehabilitasi ini sangat berarti bagi murid-murid di MIS Wathoniyah Telantang agar dapat belajar dengan nyaman dan aman,” ungkap Kepala MIS Wathoniyah Telantang, Nuraini, S.Pd.
Prosesi peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lahat, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakamenag) Lahat, Drs. H. Napikurrahman, M.M., Kasi Madrasah Hanhan Yustian, S.H.I., M.M., serta Ketua Pokjawas Drs. Siribudin.
Hadir pula tokoh agama setempat, H. Junawan, dan perwakilan wali siswa, Asliadi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam memajukan mutu pendidikan di tingkat dasar.
Dalam sambutannya, Kakamenag Lahat H. Napikurrahman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat senantiasa memberikan perhatian serius terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, tanpa membedakan status sekolah umum maupun madrasah.
“Kami akan terus memantau proses pembangunan ini agar berjalan lancar, akuntabel, dan selesai tepat waktu,” ujar Napikurrahman.
Kehadiran fisik gedung yang representatif nantinya diharapkan mampu mendongkrak motivasi belajar para siswa sekaligus mengoptimalkan kinerja para tenaga pendidik.
Lebih dari itu, langkah konkret ini menjadi manifestasi nyata dari fungsi legislatif dalam menjembatani dan mengeksekusi kebutuhan riil di tengah masyarakat.
Bagi Sapri, S.H., selaku wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat, momentum ini menjadi pengingat bahwa amanah warga harus dibayar dengan kerja nyata yang berdampak langsung bagi hajat hidup orang banyak, khususnya di sektor pendidikan.
“Semoga dengan direhabnya gedung sekolah ini, MIS Wathoniyah Telantang tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu yang layak, tetapi juga inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam merawat kualitas pendidikan di Kabupaten Lahat,” pungkas Sapri.(Red)






Posting Komentar