Membumikan Angka di Bawah Rindang Gazebo, Inilah Inovasi Pembelajaran Matematika SMP Negeri 1 Lahat Selatan


LAHAT,SL -  Anggapan bahwa matematika adalah momok yang kaku dan menakutkan perlahan mulai runtuh di SMPN 1 Lahat Selatan, Sumatra Selatan. Di bawah naungan rindangnya pepohonan, para siswa kini tampak antusias menghitung, melangkah, dan bernalar di atas lantai gazebo sekolah.

​Adalah Rr. Kuntie Sulistyowaty, M.Pd., guru matematika di sekolah tersebut,, yang menjadi motor penggerak di balik gagasan segar ini. Terdorong oleh keinginan menghadirkan suasana belajar yang merdeka dan menyenangkan, ia menginisiasi Gazebo Matematika—sebuah ruang terbuka interaktif tempat siswa belajar sambil bermain.

Gagal itu hal biasa. Yang salah adalah ketika kamu berhenti belajar,” ujar Kuntie menyitir motivasi yang selalu ia tanamkan kepada anak didiknya, Kamsi (27/08/26).

​​Inovasi ini lahir dari sebuah refleksi sederhana, pembelajaran di dalam kelas terkadang membuat siswa jenuh. Berbekal semangat Gerakan Numerasi Nasional, Kuntie memanfaatkan fasilitas luar kelas untuk menghadirkan pengalaman belajar yang konkrit.

​Di Gazebo Matematika, konsep abstrak seperti bilangan, geometri, dan pengukuran diterjemahkan ke dalam media visual yang akrab dengan dunia anak. Sarana seperti pola warna, pernak-pernik hitung, hingga permainan lantai interaktif seperti ular tangga hitung dihadirkan agar siswa dapat menyentuh, melihat, dan merasakannya secara langsung.

​Tujuan utama dari langkah ini amatlah jelas: mengubah paradigma berpikir siswa bahwa matematika itu menyeramkan menjadi sebuah ilmu yang dekat dengan keseharian dan mengasyikkan sejak dini.

Melalui aktivitas eksplorasi dan pengalaman nyata ini pula, siswa didorong untuk terbiasa berpikir logis, kritis, kreatif, serta tajam dalam memecahkan masalah sederhana.

​Mendapatkan Dukungan Penuh Sekolah
​Langkah inovatif ini berjalan di atas koridor regulasi yang kokoh, berlandaskan Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003, Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, serta Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

​Kepala SMP Negeri 1 Lahat Selatan, Ridiansyah, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap terobosan yang dilakukan oleh tenaga pendidiknya. Menurutnya, sekolah memiliki kewajiban moral untuk memastikan setiap anak didik mendapatkan hak yang setara atas mutu pendidikan yang baik.

​“Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya,” tutur Ridiansyah menegaskan komitmen institusi yang dipimpinnya.

​Melalui Gazebo Matematika, SMPN 1 Lahat Selatan tidak hanya sedang mengajarkan rumus-rumus angka kepada para siswanya. Lebih dari itu, sekolah ini tengah merajut kecintaan pada proses belajar, membuktikan bahwa ruang kelas terbaik terkadang adalah alam terbuka yang membentang luas. (Ramlan)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News