LAHAT, SL – Pagi yang cerah di halaman SD Negeri 14 Lahat terasa berbeda dari biasanya. Ratusan siswa dengan seragam lengkap berbaris rapi, menciptakan pemandangan yang penuh semangat. Hari itu, seluruh warga sekolah berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila dengan penuh khidmat dan rasa nasionalisme yang tinggi.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Sekolah SD Negeri 14 Lahat, Retna Mutia Ratih, S.Pd.SD., M.Pd., memberikan amanat yang menyentuh hati para peserta upacara. Beliau mengajak seluruh siswa dan guru untuk tidak sekadar menghafal Pancasila, tetapi membumikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam motivasinya, beliau berpesan bahwa Pancasila itu hidup dalam setiap senyuman saat berbagi dengan teman, hidup dalam kerja sama membersihkan kelas, dan hidup saat saling menghormati perbedaan.
Di tengah gempuran teknologi dan media sosial, SD Negeri 14 Lahat berkomitmen menjadikan sekolah sebagai benteng moral bagi generasi penerus.
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter anak didik agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas. Guna mengimplementasikan nilai Pancasila tersebut, sekolah menekankan tiga pilar utama, yaitu pembentukan karakter luhur melalui pembiasaan budaya 5S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun), menjaga persatuan dengan menghilangkan sekat perbedaan serta mencegah segala bentuk perundungan (bullying) antar siswa, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui rasa bangga terhadap budaya bangsa serta produk dalam negeri sejak dini.
Suasana haru sekaligus bangga pun menyelimuti lapangan saat tim petugas upacara mengibarkan bendera Merah Putih dengan presisi yang rapi. Deru suara seluruh peserta upacara saat melafalkan lima sila Pancasila menggema, menegaskan janji setia kepada NKRI. Upacara peringatan ini kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Lahat dan kedamaian bangsa Indonesia.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri 14 Lahat membuktikan bahwa semangat Pancasila tetap menyala terang di dada generasi muda Bumi Seganti Setungguan. (Red)

Posting Komentar