Masih Ingatkah dengan Gubuk Reot Nenek Kamisah? Kini Puing-Puing Duka Itu Resmi Dibongkar


LAHAT, SL – Masih ingatkah dengan gubuk reot Nenek Kamisah? Bangunan tua berukuran 3x5 meter di Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, yang selama berpuluh-puluh tahun menjadi saksi bisu perjuangan hidup sang nenek berusia 70 tahun tersebut, kini tinggal kenangan.

Puing-puing duka dan kecemasan itu akhirnya resmi diruntuhkan untuk meratakan jalan menuju hunian baru yang aman, sehat, dan bermartabat, Selasa (06/10/26).

​Suasana haru bercampur bahagia menyeruak sejak pagi hari. Proses pembongkaran gubuk lapuk milik Nenek Kamisah berlangsung penuh kehangatan melalui aksi gotong royong.

Elemen Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunung Agung, Sekdes, warga sekitar, hingga jajaran TNI dan Polri bahu-membahu merubuhkan struktur kayu yang termakan usia serta mengamankan sisa-sisa material.

​Sinergi apik antara warga dan aparat keamanan setempat (Babinsa serta Bhabinkamtibmas) memperlihatkan betapa kuatnya rasa kepedulian sosial terhadap lansia di lingkungan mereka. Selama proses pembangunan berlangsung, Nenek Kamisah telah dipindahkan sementara ke tempat yang aman dan nyaman.

​"Kami sangat bersyukur dan menyambut baik pelaksanaan rehabilitasi rumah ini. Pembongkaran dilakukan secara bersama-sama oleh BPD, warga, serta jajaran TNI dan Polri sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama," ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat di lokasi pengerjaan.

​Usai pembersihan lahan rampung, pengerjaan konstruksi Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) akan segera dimulai. Program ini merupakan wujud kolaborasi dan wujud kepedulian dari CSR PT Mustika Indah Permai (MIP) bersama Dinas PU Perkim Kabupaten Lahat.

Tidak hanya sekadar tempat berteduh yang kokoh, rumah baru Nenek Kamisah juga bakal dilengkapi fasilitas sanitasi pribadi (MCK) yang layak, sehingga beliau dapat menikmati masa tuanya dengan tenang, aman, dan penuh kedamaian.

Sementara itu, Nenek Kamisah tidak sanggup menyembunyikan rasa harunya, ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian semua pihak yang telah mewujudkan mimpinya memiliki tempat tinggal yang layak.

​"Saya sangat berterima kasih kepada PT MIP, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas PU Perkim, serta seluruh warga, BPD, TNI, dan Polri yang sudah membantu membongkar gubuk tua ini dan membangunkan rumah baru. Selama ini saya hanya bisa berdoa, dan alhamdulillah hari ini doa saya dikabulkan," tuturnya.

​Ia pun berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala, sehingga hunian barunya tersebut bisa segera ditempati dengan aman dan nyaman di masa tuanya. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News