Prabumulih
– Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan
dan lahan (karhutla), Satgas Edukasi Karhutla Polres Prabumulih melaksanakan
patroli dialogis dan sosialisasi pencegahan karhutla bersama masyarakat di
Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Sabtu (05/09/2026).
Kegiatan
yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai langkah
preventif untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai
pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan
lahan, khususnya akibat aktivitas pembakaran yang dilakukan secara sembarangan.
Dalam
kegiatan tersebut, Satgas Edukasi Karhutla melibatkan Mahasiswa S2 STIK Andi
Ananta Grilya Utama dan Arya Wisnu D.S., serta Siswa Setukpa Polri Agung P
Padli. Para pelaksana turun langsung menyambangi masyarakat melalui kegiatan
patroli dialogis sekaligus menyampaikan imbauan terkait upaya pencegahan
karhutla.
Patroli
dialogis tersebut menyasar sekitar 15 orang yang terdiri dari Camat Cambai,
perangkat kelurahan dan desa, tokoh masyarakat (Tomas), tokoh agama (Toga),
anggota Linmas, serta warga Kecamatan Cambai. Melalui komunikasi secara
langsung, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla dan
pentingnya peran bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Selain
memberikan sosialisasi, Satgas juga melaksanakan peninjauan terhadap inovasi
alat pemadam kebakaran yang dimiliki Kecamatan Cambai. Peninjauan tersebut
dilakukan untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana yang dapat digunakan
dalam memberikan bantuan secara cepat kepada masyarakat apabila sewaktu-waktu
terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Dalam
kesempatan tersebut, personel juga membagikan media edukasi berupa poster
imbauan karhutla kepada masyarakat. Poster tersebut berisi pesan-pesan
pencegahan yang diharapkan dapat menjadi media informasi bagi masyarakat
sehingga semakin memahami bahaya karhutla dan ikut berperan aktif menjaga
lingkungan di wilayahnya.
Tidak
hanya itu, Satgas Edukasi Karhutla Polres Prabumulih turut membagikan masker
kepada masyarakat Kecamatan Cambai. Pemberian masker tersebut merupakan salah
satu bentuk kepedulian sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya
menjaga kesehatan dan melindungi diri dari dampak asap apabila terjadi
kebakaran lahan.
Dari
kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan
karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat juga diimbau untuk tidak
melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan serta segera
melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan potensi maupun kejadian
kebakaran.
Peninjauan
terhadap inovasi alat pemadam kebakaran juga diharapkan dapat mendukung respons
cepat apabila terjadi kebakaran. Dengan kesiapan sarana serta keterlibatan
masyarakat, penanganan awal terhadap kejadian kebakaran diharapkan dapat
dilakukan dengan lebih cepat sehingga api tidak meluas dan menimbulkan dampak
yang lebih besar.
Satgas
Edukasi Karhutla Polres Prabumulih menegaskan bahwa kegiatan edukasi dan
patroli dialogis akan terus diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan dan kelurahan/desa, Linmas,
tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian
penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman karhutla.
Melalui
kegiatan tersebut, Satgas Edukasi Karhutla Polres Prabumulih berharap
masyarakat tidak hanya memahami bahaya karhutla, tetapi juga bersedia menjadi
bagian dari upaya pencegahan. Kesadaran dan kepedulian masyarakat sejak dini
dinilai menjadi salah satu kunci dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan
lahan di wilayah Kota Prabumulih.

Posting Komentar