LAHAT, SL - Setelah sempat menjadi sorotan publik atas minimnya empati pascainsiden tragis di Jalan Mayor Ruslan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lahat bersama pihak pengelola parkir akhirnya mengunjungi rumah duka almarhum Andy Tamansyah (47) juru parkir di Desa Tanjung Payang,Kecamatan Lahat, Selatan, Lahat, pada Kamis (24/09/26).
Kedatangan rombongan Bapenda dan mitra pengelola tersebut bertujuan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung sekaligus memberikan bantuan tali asih kepada Rita Zahara (44), istri almarhum yang kini harus berjuang sendirian membesarkan dua anaknya yang masih duduk di bangku SD dan SMP.
Kunjungan ini menjadi ikhtiar atas gelombang keprihatinan masyarakat yang sebelumnya menyayangkan lambatnya respons dari pihak-pihak yang menaungi retribusi parkir di lokasi tersebut.
Plt Kepala Bapenda Lahat, H. Apriansyah, S.E., M.M., menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa almarhum. Pihaknya menegaskan bahwa almarhum merupakan bagian dari pejuang di lapangan yang berkontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami datang untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Musibah ini tentu menjadi penderitaan kita bersama. Kami bersama pihak pengelola hadir untuk memberikan dukungan moral serta sedikit tali asih guna meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Apriansyah saat berada di rumah duka.
Di sisi lain, perwakilan dari pihak ketiga selaku pengelola parkir juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan hadir di rumah duka serta menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi aspek keselamatan dan perlindungan bagi para pekerja jukir di lapangan.
Sementara itu, Rita Zahara mengapresiasi kedatangan serta kepedulian dari Bapenda dan pengelola parkir. Menurutnya, perhatian yang diberikan menjadi penawar duka dan bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum suaminya.
“Terima kasih atas kedatangan dan bantuan dari Bapenda serta pihak pengelola. Kehadiran bapak-bapak di sini sangat berarti bagi kami. Saya berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini di masa depan dan keselamatan para juru parkir di lapangan bisa lebih diperhatikan,” tutur Rita dengan nada haru.
Dengan diserahkannya bantuan tersebut, publik berharap momentum ini tidak sekadar menjadi formalitas penanganan musibah, tetapi juga menjadi pijakan perbaikan regulasi dan jaminan perlindungan kerja bagi seluruh juru parkir di Kabupaten Lahat.(Red)

Posting Komentar