Titik Api Membara di Kawasan Bukit Tunjuk, Petugas Siaga Kendalikan Situasi


LAHAT, SL – Kebakaran hutan melanda kawasan lereng Bukit Tunjuk, Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, pada Senin (24/08/26). Peristiwa ini menambah daftar insiden kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di wilayah Kabupaten Lahat selama musim kemarau.

​Berdasarkan pantauan visual dan informasi yang dihimpun, kobaran api terlihat cukup besar membakar vegetasi di sisi bukit, menyisakan guratan api yang terang di tengah suasana senja atau malam yang berkabut, seperti terlihat dalam foto yang beredar. Asap tebal tampak mengepul dan menyelimuti area sekitar puncak bukit yang khas.


Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Merapi, AKP Edward Gultom , saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa tim gabungan telah turun langsung ke lokasi untuk penanganan awal.

​"Benar, kawasan hutan di Bukit Serelo sedang terbakar. Saat ini, saya bersama sejumlah pihak terkait lainnya, yakni Danramil, Camat, Kepala Desa (Kades), BPMdes setempat, sudah berada di lokasi untuk memantau situasi dan berkoordinasi," ujar AKP Gultom.


Disampaikannya, ​Informasi kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat kemunculan titik api dari kejauhan sekitar pukul 05.00 WIB. Menerima laporan tersebut, Kapolsek Merapi Barat AKP Edward Gultom segera berkoordinasi dengan Danramil, Camat Merapi Barat H. Heri Yulianto, S.Sos., Pemerintah Desa Ulak Pandan, serta warga sekitar.

"​Sekira pukul 08.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari delapan personel Polsek Merapi Barat, Danramil, pihak Kecamatan Merapi Barat, Pj Kepala Desa Ulak Pandan beserta perangkat, serta masyarakat dan pemilik kebun, bergerak menuju titik lokasi yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari Polsek Merapi Barat," jelasnya.

Setibanya di kaki bukit, AKP Edward Gultom menambahkan, tim harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih tiga kilometer melewati perkebunan kopi milik warga dengan tingkat kemiringan medan yang cukup terjal.

​Setibanya di lokasi, tim gabungan mendapati kebakaran meliputi area seluas sekitar 350 hektar di sekitar kaki Bukit Senubut. Mengingat medan yang sangat sulit dijangkau oleh kendaraan maupun alat berat pemadam kebakaran, tim bersama warga berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan alat seadanya.

​Berkat kesigapan tim gabungan dan warga, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area pemukiman atau perkebunan warga lainnya di sekitar kaki bukit.

​Kapolres Lahat AKBP Novi Ediyanto, S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Edward Gultom, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Dari hasil pengamatan sementara di lokasi, petugas tidak menemukan adanya aktivitas masyarakat yang membuka lahan dengan cara dibakar, begitu pula indikasi faktor kelalaian mengingat lokasi yang sangat sulit diakses.

'Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran hutan tersebut," ungkapnya.(Red)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News