Target Desember, Bursah Zarnubi Ultimatum Kontraktor Tuntaskan Wisata Ribang Kemambang


LAHAT,SL - Bupati Lahat Bursah Zarnubi kembali memimpin peninjauan lapangan guna memantau progres pembangunan kawasan wisata Ribang Kemambang, Sabtu (15/8/2026). Peninjauan ini menjadi langkah serius pemerintah daerah untuk memastikan proyek strategis tersebut rampung sesuai jadwal.

​Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Inspektur, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas PUPR, Plt. Kepala Dinas Perkim, Kepala Bappeda, Kasat Pol PP, Kepala Dinas KominfoSP serta pimpinan proyek dari CV Zahraja.

​​Ini merupakan peninjauan keempat yang dilakukan Bupati terhadap proyek pembangunan kawasan tersebut. Di hadapan para pejabat dan pihak pengembang, Bursah memaparkan catatan evaluasi dari kunjungan-kunjungan sebelumnya.

​"Ini adalah peninjauan saya yang keempat. Pada peninjauan pertama saya tidak turun langsung. Peninjauan kedua memantau perkembangan pekerjaan, dan yang ketiga sempat mendapati pekerjaan mangkrak karena kendala keuangan serta kualitas yang kurang memuaskan," ujar Bursah.

​Menyongsong kelanjutan tahap kedua pekerjaan ini, Bupati menegaskan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme pihak kontraktor. Ia memberikan instruksi tegas agar pengerjaan digenjot demi mengejar target peresmian pada akhir tahun.

"Oleh karena itu, pada tahap kedua ini setelah ada kelanjutan pekerjaan, saya minta tolong kepada kontraktor agar bekerja tepat waktu. Proyek ini akan diresmikan bulan Desember. Jika pengerjaan sesuai jadwal pada November, maka peresmian dapat dilakukan pada minggu ketiga Desember," tambahnya.

​​Kawasan Ribang Kemambang diproyeksikan menjadi pusat hiburan, rekreasi, dan edukasi bagi masyarakat Lahat maupun pengunjung dari luar daerah. Dari total luas keseluruhan 13 hektar, tahap pembangunan saat ini memfokuskan area seluas 9 hektar.

​Berbagai fasilitas penunjang disiapkan untuk memikat pengunjung, mulai dari arena permainan, pusat kuliner, hingga kebun binatang mini (mini zoo) yang akan menghadirkan rusa, berbagai jenis burung, serta kawasan apiari (budidaya lebah).

​Selain fasilitas rekreasi, pemerintah daerah turut menyematkan fungsi edukasi melalui penyediaan fasilitas perpustakaan di dalam taman. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak minat baca sekaligus menciptakan daya tarik agar masyarakat betah berlama-lama menikmati ruang publik tersebut.

​"Ini sebenarnya luas sekali, kita membangun 9 hektar dari jumlah 13 hektar. Nah, 9 hektar ini diperuntukkan sebagai pusat hiburan dan rekreasi masyarakat Lahat maupun luar Lahat. Diisi dengan berbagai permainan, pusat kuliner, apiari, satwa seperti rusa dan burung-burung, serta perpustakaan baca. Tujuannya selain meningkatkan literasi, juga agar masyarakat betah di taman," pungkas Bursah. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News