LAHAT,SL— Upaya melestarikan memori kolektif bangsa terus digalakkan di tingkat daerah. Bidang Pengembangan Koleksi, Pengolahan, dan Konservasi Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Lahat turun langsung ke lapangan guna melaksanakan kegiatan pengambilan data pemilik naskah kuno di Desa Danau, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, Rabu (22/07/2026).
Langkah jemput bola ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pendaftaran naskah-naskah kuno berharga tersebut ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Kepala Dispusip Kabupaten Lahat, H. Firdaus Kurniawan, SE, M.Si, mengungkapkan bahwa inventarisasi ini merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan naskah-naskah kuno yang menyimpan sejarah dan kearifan lokal masa lampau agar tidak punah ditelan zaman.
"Naskah kuno bukan sekadar lembaran kertas yang tua. Di dalamnya terkandung nilai-nilai filosofis, silsilah, hingga catatan penting perjalanan peradaban masyarakat Lahat yang harus kita rawat dan selamatkan bersama," ujar Firdaus.
Ia menambahkan, pendataan ini juga bertujuan agar naskah-naskah milik warga di Desa Danau tersebut mendapat pengakuan resmi secara nasional melalui registrasi di Perpusnas RI. Dengan demikian, warisan budaya leluhur ini nantinya dapat lebih mudah dilindungi, dirawat secara profesional, serta dijadikan sumber referensi bagi dunia penelitian dan generasi mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Danau ini mendapat sambutan hangat dari para pemilik naskah dan masyarakat setempat. Tim Dispusip Lahat tidak hanya mendata identitas pemilik, tetapi juga melakukan pendokumentasian fisik naskah serta memberikan edukasi mengenai pentingnya perawatan bahan Pustaka bernilai sejarah tinggi tersebut. (Red)

Posting Komentar