Dibalik Aroma Menyengat di TPA, Momen Langka Wakil Bupati Lahat Bersimpuh di Tengah Keluh Kesah Warga


LAHAT, SL -  Di balik gunungan sampah yang terus meninggi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Lahat, terselip narasi panjang tentang perjuangan hidup dan harapan yang tak kunjung padam.

Di sana, di antara aroma menyengat dan terik matahari, masyarakat menggantungkan napas dan penghidupan dari barang-barang bekas yang terbuang.

​Pemandangan itulah yang ditemui langsung oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi TPA, Minggu (12/7/2026).

Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Lahat ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan upaya untuk membumikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang selama ini kerap terpinggirkan.

​Dengan langkah yang tak ragu menyusuri tumpukan sampah, Widia Ningsih berdialog secara akrab bersama para pemulung. Ia mendengarkan dengan saksama setiap peluh dan keluh kesah mengenai beratnya tantangan ekonomi yang harus mereka hadapi demi menyambung hidup keluarga.

​"Kunjungan ini adalah pengingat bagi kami di pemerintahan bahwa di setiap jengkal wilayah ini, ada masyarakat yang sedang berjuang keras. Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa mereka tidak merasa berjalan sendirian dalam menghadapi getirnya kehidupan," ujar Widia di sela-sela perbincangannya dengan warga.

​Lebih dari sekadar menyapa, kunjungan ini menjadi sinyal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Lahat untuk merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan masyarakat di sektor informal tersebut.

Menurut Widia, pemerintah berkomitmen untuk tidak sekadar melihat masalah, tetapi harus hadir sebagai penyedia solusi agar taraf hidup masyarakat, termasuk mereka yang berada di TPA, dapat beranjak lebih sejahtera.

​Ia menegaskan bahwa visi pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Lahat adalah hadir bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Langkah kecil melalui dialog langsung ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi program-program pendampingan yang lebih konkret dan berkelanjutan di masa depan.

​Bagi warga TPA, kehadiran seorang Wakil Bupati di tengah tumpukan sampah menjadi oase harapan. Ada optimisme yang tumbuh bahwa perhatian pemerintah tidak akan berhenti pada hari ini, melainkan menjadi awal dari perbaikan nasib yang lebih bermartabat bagi mereka yang selama ini menyandarkan hidup pada sisa-sisa peradaban.

​"Pemerintah akan terus berupaya hadir, melayani, dan memperjuangkan hak serta kesejahteraan masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga kita yang tertinggal dalam gerak pembangunan," pungkasnya.(Red)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News