Resmi Dibuka! Beasiswa Sawit 2026 Jadi Rebutan Anak Petani Sawit di Lahat


LAHAT,SL - Kabar gembira bagi anak-anak petani dan keluarga pekerja perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lahat. Program Beasiswa Sawit Tahun 2026 sudah resmi dibuka. Meski baru dibuka, program ini rupanya sudah dapati sambutan luar biasa dari masyarakat. 

Bahkan dihari kedua dibuka, tercatat sudah ada 123 calon peserta asal Kabupaten Lahat yang mendaftarkan diri, untuk mengikuti program pendidikan yang menawarkan kuliah gratis hingga berbagai fasilitas penunjang tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraeni menerangkan, program ini menyasar masyarakat di 10 kecamatan, sentra perkebunan sawit di Kabupaten Lahat. Terutama keluarga inti petani dengan kepemilikan lahan di bawah empat hektare, anak pekerja kebun, serta masyarakat yang memiliki keterkaitan langsung dengan sektor perkebunan kelapa sawit.

"Jumlah pendaftar diperkirakan akan terus bertambah. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama anak-anak petani sawit dan keluarga pekerja kebun agar bisa melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah," terang Vivi, Kamis (4/6/2026).

Vivi menjelaskan, keberhasilan 23 peserta tahun 2025 lalu, buat program ini jadi incaran banyak keluarga petani sawit di Lahat. Selain mendapatkan biaya kuliah penuh, penerima beasiswa juga memperoleh uang saku sekitar Rp2,3 juta per bulan, bantuan buku Rp 3 juta setiap semester, biaya wisuda, hingga biaya transportasi menuju kampus.

"Tahun ini akan tersebar di 41 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Selain memberikan sertifikat kompetensi sesuai bidang pendidikan, juga akan dapat kesempatan magang di perusahaan perkebunan besar milik negara maupun swasta di Indonesia," jelasnya.

Vivi berharap, program tersebut mampu melahirkan generasi muda perkebunan yang memiliki kemampuan akademik dan kompetensi profesional, untuk menjawab kebutuhan industri sawit modern di Kabupaten Lahat.

"Kami ingin anak-anak petani sawit di Kabupaten Lahat, punya kesempatan yang sama untuk kuliah dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Kedepan, SDM sektor perkebunan di Lahat sudah benar terdidik dan kompeten," ujarnya. (Red)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News