LAHAT, SL – Persoalan mengenai dugaan tindakan kekerasan oleh oknum guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Lahat kini telah mencapai babak akhir dengan disepakatinya jalan damai antara semua pihak pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Menindaklanjuti situasi yang sempat berkembang, pihak sekolah menegaskan bahwa permasalahan ini sudah selesai sepenuhnya secara kekeluargaan sehingga tidak perlu lagi ada simpang siur informasi di ruang publik.
Kepastian selesainya perkara ini diperkuat dengan adanya dokumen Surat Perjanjian Perdamaian dan Surat Pernyataan resmi yang ditandatangani di atas meterai. Dalam pertemuan mediasi tersebut, S selaku guru di MIN 3 Lahat yang bertindak sebagai pihak pertama, mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada RS selaku orang tua dari siswa bernama AL.
Dalam surat pernyataan dengan nomor NIP 198408252023212020 tersebut, S berkomitmen secara tertulis untuk tidak melakukan kekerasan fisik kepada siswa dalam bentuk apapun serta berjanji tidak akan menimbulkan trauma bagi anak di masa depan.
Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menerima sanksi tegas dari pihak sekolah maupun Kementerian Agama apabila di kemudian hari melanggar perjanjian yang telah dibuat.
Menanggapi itikad baik tersebut, pihak orang tua siswa sepakat untuk tidak memperpanjang masalah ini ke jalur hukum. Proses perdamaian ini disaksikan langsung oleh Kepala MIN 3 Lahat, Elita Ariani, S.Pd., beserta saksi-saksi guru lainnya.
Dengan adanya dokumen resmi ini, semua pihak menyatakan bahwa permasalahan telah selesai dan kedua belah pihak sudah saling memaafkan tanpa paksaan dari pihak manapun.
Kepala Sekolah MIN 3 Lahat, Elita Ariani, menyatakan bahwa dengan adanya surat pernyataan dan perdamaian ini, maka persoalan dianggap tuntas secara internal. Pihaknya meminta seluruh lapisan masyarakat termasuk media massa untuk menghormati privasi dan ketenangan lingkungan sekolah agar fokus utama kembali pada pendidikan.
Elita juga memastikan bahwa pembinaan terhadap guru tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku demi menjaga nama baik institusi dan kenyamanan psikologis para siswa di sekolah. (Red)

Posting Komentar