Warga Desa Pagaralam Segera Punya Sanitasi Layak, Kades: Manfaatnya Harus Langsung Dirasakan!


LAHAT, SL – Pemerintah Desa (Pemdes) Pagaralam, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait program pembangunan Jamban Keluarga yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025, pada Rabu (11/02/25).

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh perangkat desa bersama Tim Pendamping Desa dan dihadiri oleh pihak Kecamatan Pagar Gunung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna memastikan realisasi anggaran berjalan transparan dan tepat guna.


Kades Pagaralam, Arwana Apriansyah, menyampaikan bahwa untuk tahun anggaran 2025 ini, Pemdes mengalokasikan pembangunan sebanyak 9 unit jamban yang tersebar di beberapa dusun. Program ini menjadi prioritas utama untuk menekan angka buang air besar sembarangan dan mendukung program pola hidup bersih dan sehat (PHBS).


"Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang bersumber dari Dana Desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui Monev ini, kita melihat langsung progres di lapangan agar kualitas bangunannya sesuai standar kesehatan dan bisa segera digunakan oleh keluarga penerima manfaat," ujar Arwana.

​​Senada dengan hal tersebut, pihak kecamatan Pagar Gunung yang turut memantau kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Pemdes Pagaralam. Mereka menekankan pentingnya perawatan fasilitas setelah pembangunan selesai.

​"Kami sangat mendukung langkah cepat Pemdes Pagaralam. Kami berharap warga yang menerima bantuan ini dapat merawat fasilitas yang ada dengan baik. Sanitasi yang layak adalah kunci utama dalam mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat di masa depan," pungkas salah seorang perwakilan kecamatan.

​Dalam tinjauan tersebut, tim Monev memantau beberapa poin penting untuk menjamin kualitas program dengan memastikan material bangunan dan konstruksi sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), menjamin sistem pembuangan memenuhi standar teknis agar tidak mencemari sumber air warga dan memastikan penerima bantuan adalah warga yang memang masuk dalam kategori prioritas dan belum memiliki akses sanitasi mandiri.

​Dengan terlaksananya program ini, Desa Pagaralam diharapkan dapat segera mencapai status desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, yang akan berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup seluruh warga desa. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Smartwatchs