LAHAT, SL – Genderang perang gagasan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Lahat 2026 resmi ditabuh. Salah satu kandidat terkuat, Edi Ahmin, menunjukkan keseriusannya dengan resmi mengembalikan formulir pendaftaran calon Ketua PWI Lahat periode mendatang.
Langkah Edi tidak main-main. Dengan dikawal sebagian barisan pendukungnya, ia menyambangi sekretariat panitia untuk memastikan namanya tercatat dalam papan skor pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari 2026.
Bagi Edi, pengembalian formulir ini adalah simbol komitmen untuk membawa perubahan di tubuh organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia ini.
"Ini adalah bentuk ikhtiar saya untuk memajukan marwah jurnalis di Lahat. Dukungan kawan-kawan hari ini menjadi energi tambahan bagi saya untuk berjuang di Konfercab nanti," ujar Edi usai menyerahkan berkas.
Edi Ahmin dipastikan tidak akan melenggang sendirian. Peta persaingan diprediksi bakal ada dua nama lainnya juga telah mengukuhkan diri sebagai calon Ketua PWI Lahat, mereka adalah Dian dan Muchtarim namun jumlah calom Ketua PWI Lahat ini mungkin saja dapat bertambah jika ujang mengembalikan formulir pendaftaran sebelum batas waktu pada tanggal 31 Januari 2026.
Sementara itu, Saifudin, mantan Ketua PWI Lahat yang juga tokoh senior di organisasi tersebut, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Edi Ahmin. Ia menilai Edi adalah sosok yang paling tepat untuk menjawab tantangan dunia pers saat ini.
"Secara pribadi dan sebagai orang yang pernah menakhodai organisasi ini, saya menyatakan dukungan penuh kepada Edi Ahmin. PWI Lahat butuh pemimpin yang tidak hanya paham administrasi, tapi punya jaringan luas dan berani pasang badan untuk anggotanya," tegas Saifudin.
Lebih lanjut, Saifudin membeberkan alasannya memilih berdiri di barisan Edi Ahmin. Menurutnya, rekam jejak Edi dalam mengayomi wartawan muda menjadi nilai plus yang sulit dikesampingkan.
"Alasan saya jelas, Edi punya integritas dan komitmen kuat untuk meningkatkan kompetensi wartawan di daerah kita. Saya yakin di bawah kepemimpinannya, marwah PWI Lahat akan semakin disegani, baik di tingkat daerah maupun provinsi," tambahnya.
Ketiga kandidat ini membawa warna berbeda, menjadikan Konfercab 2026 sebagai salah satu pemilihan paling dinamis dalam sejarah PWI Lahat.
Siapa yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan? Jawaban tersebut akan ditentukan oleh suara para anggota pada 12 Februari mendatang. (Red)

Posting Komentar