LAHAT,SL - Asap pekat belum sempat mengepul lama di langit kawasan Tebingan arah Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sabtu (22/8/2026). Sebelum kobaran api sempat menari liar melahap area yang lebih luas, sebuah pergerakan cepat langsung mendarat di lokasi.
Personel Polsek Pulau Pinang bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat bahu-membahu memblokade laju api.
Di bawah komando langsung Kapolsek Pulau Pinang, Iptu Sopran Efendi, petugas tak sekadar menyemprotkan air. Mereka memetakan arah angin, mengamankan jalur lalu lintas warga, hingga memastikan aktivitas masyarakat sekitar tetap steril dari ancaman asap dan kepanikan.
"Musuh kita bukan cuma api, tapi juga waktu dan angin. Bergerak lambat berarti membiarkan bencana membesar," ungkap Iptu Sopran Efendi, Minggu (24/08/26).
Setelah berjibaku dengan panasnya titik api, penyisiran ketat langsung dilakukan. Petugas menyisir setiap jengkal lahan terdampak untuk memastikan tidak ada sisa bara "nakal" yang siap menyala kembali. Pendinginan maksimal menjadi jurus pamungkas untuk menutup celah munculnya api susulan.
Mengingat kondisi cuaca yang kering dan rawan, Iptu Sopran Efendi melayangkan imbauan keras sekaligus humanis kepada masyarakat "Jangan pernah membuka atau membakar lahan secara sembarangan," pintanya.
Sinergi solid antara Korps Bhayangkara dan BPBD Lahat kali ini sukses menyelamatkan lingkungan dari ancaman kerusakan masif. Meski demikian, pertahanan terbaik tetap berada di tangan kesadaran warga.
Kini, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Namun, mata Polsek Pulau Pinang belum akan menutup. Patroli dan deteksi dini terus digencarkan demi memastikan Lahat tetap hijau, aman, dan bebas dari amukan si jago merah. (Red)

Posting Komentar