Dialog Hangat di Tengah Aksi Protes, Widia Ningsih Pastikan Pemerintah Daerah Tidak Tinggal Diam


LAHAT,SL - ​Menghadapi malam yang dingin di halaman Kantor Bupati Lahat, puluhan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, memilih tidur di bawah tenda terbuka, Senin (31/08/2026).

Aksi unjuk rasa secara spontan ini mereka gelar sebagai bentuk protes atas nasib ganti rugi lahan seluas 300 hektar yang terkatung-katung tanpa kepastian selama 16 tahun lamanya oleh PT BGG.

​Suasana malam yang tegang seketika mencair saat Widia Ningsih hadir langsung di tengah-tengah massa. Dengan duduk bersila beralaskan halaman kantor, ia membangun dialog hangat dan merangkul warga agar tetap percaya bahwa hak-hak mereka tengah diperjuangkan.

​Di hadapan para demonstran yang berkemah, sebuah langkah diambil. Widia menghubungi langsung Bupati Lahat melalui sambungan telepon seluler, memperlihatkan komitmen nyata bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi kemelut agraria yang telah berjalan belasan tahun ini.

Dan dari panggilan video call itu,Bupati Lahat berjanji untuk menemui pendemo pada hari Rabu tanggal 2 September lantaran saat ini Bupati Lahat sedang bertugas ke luar kota.

​Kehadiran dan komunikasi terbuka tersebut diharapkan mampu meredakan ketegangan serta menjadi titik terang bagi penyelesaian konflik yang selama ini meresahkan warga.

​"Jika warga percaya kepada pemerintah, maka perjuangan ini dilakukan bersama-sama, dan kami meminta agar proses perkembangan penyelesaiannya terus di-update," tegasnya, mengajak masyarakat untuk tetap sabar mengawal setiap proses yang sedang diupayakan pemerintah daerah. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News