LAHAT,SL - Di balik rampungnya sebuah proyek infrastruktur yang seharusnya membawa ketenangan bagi masyarakat, terselip cerita yang mengundang tanda tanya besar.
Proyek pembangunan bendungan yang berlokasi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, dari Dinas PUPR Lahat lagi - lagi menuai sorotan.
Belum bisa dipastikan apakah proyek bendungan ini telah dinyatakan rampung 100 persen ataukah belum, namun potret kenyataan di lapangan justru berbicara lain
Salah seorang pekerja di proyek ini bahwa pihak kontraktor hanya menyediakan material berupa batu koral sungai yang berbentuk bundar serta pasir (atau material lokal) untuk adukan beton bangunan vital tersebut, tanpa menggunakan batu pecah mesin atau batu split, Selasa (17/08/26).
Keterangan dari pekerja di lapangan ini kemudian diperkuat oleh temuan visual di lokasi, di mana struktur beton tampak mengalami keropos dan sejumlah besi tulangan terlihat terekspos tanpa perlindungan selimut beton yang memadai.
Lebih riskan lagi, beberapa bagian besi tulangan justru terekspos ke luar tanpa perlindungan selimut beton yang memadai, membuka celah bagi karat untuk menggerogoti kekuatan bangunan dari dalam.
Alex warga Lahat saat dimintai tanggapanya terkait persoalan ini mengungkapkan, kondisi ini tentu menjadi pengingat penting bahwa sebuah proyek tidak hanya dinilai dari angka penyelesaian di atas kertas, tetapi juga dari ketahanan dan keamanan jangka panjangnya.
Menurutnya, koral yang berbentuk bundar dan licin memiliki bidang gesek yang rendah. Akibatnya, ikatan antara semen, pasir, dan batu menjadi lemah, sehingga kuat tekan beton drastis menurun.
Selain itu, struktur beton bertulang pada bendungan harus menahan tekanan air yang masif. Penggunaan koral bulat tanpa gradasi pecah sering kali memicu rongga-rongga dalam adukan, yang berujung pada beton keropos seperti temuan di lapangan di mana besi tulangan terekspos dan berkarat.
"Jangan sia - siakan uang rakyat apalagi pembangunanya untuk kepentingan orang banyak," ungkap Alek.
Kini, publik berharap Dinas PUPR Lahat dapat segera turun tangan meninjau langsung ke lokasi, memastikan standar teknis terpenuhi, demi keselamatan dan ketenangan warga di masa mendatang.
Sementara itu, Kadis PUPR Lahat Lahat, Ir Jeffran Azsyapputra, ST, saat dikonfirmasi mengatakan, dalam beberapa hari kedepan pihaknya bersama PPK akan cek kelapangan di dampingi tim konsultan independen pembangunan dan satgas pembangunan dan diminta kepada penyedia untuk melampirkan uji mutu," jelasnya.(Red)

Posting Komentar