LAHAT, SL - Traffic light di Simpang Kodim Lama di Jalan Letnan Marzuki, Kelurahan Talang Kapuk, Lahat kembali menunjukkan aksi "mogok kerja". Bukannya bikin panik atau macet panjang, rusaknya lampu lalu lintas ini malah disambut gembira oleh para pengendara, terutama emak-emak yang tiap pagi sudah mode pembalap demi mengantar anak sekolah.
Bagaimana tidak, saat lampu-lampu itu masih "sehat", antrean kendaraan seringkali mengular gara-gara durasi lampu hijau yang dianggap kurang ramah kantong waktu. Begitu lampu "tumbang" dan hanya menyisakan lampu kuning kedap-kedip, jalanan malah terasa seperti jalur bebas hambatan.
"Horeee... rusak lagi!" celetuk salah satu pengendara dengan nada girang saat melintasi persimpangan tersebut pagi tadi.
Bagi para pengguna jalan, kondisi ini justru jadi ajang latihan kesabaran dan saling pengertian. Tanpa harus terpaku pada lampu merah yang sering bikin darah tinggi, pengendara lebih memilih gaya "pelan-pelan asal kelakon".
"Biarkan lampu kuningnya saja, kendaraan juga bisa hati-hati kok saat melintas. Lagian kalau lampu kuning begini, kita malah lebih sigap saling intip dan beri jalan. Enggak perlu emosi nunggu lampu hijau yang rasanya lama banget," ujar Ita seorang ibu rumah tangga yang mengaku lebih tenang melintas tanpa ada lampu merah yang galak.
Meski banyak yang merasa "diuntungkan", aksi mogoknya lampu lalu lintas ini sebenarnya cukup berisiko bagi yang tidak waspada. Namun, seolah sudah punya kesepakatan tak tertulis, para pengendara di Simpang Kodim justru terlihat lebih tertib dibandingkan saat lampu menyala normal. (Red)

Posting Komentar