Malam Kelam di Tanjung Agung: Saat Keheningan Pecah Oleh Kobaran Api dan Tangisan Warga


LAHAT,SL – Keheningan malan uasana di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Pagar Gunung, mendadak pecah menjadi kepanikan saat api berkobar hebat melahap pemukiman warga pada Rabu dini hari (20/05/2026). Musibah kebakaran ini kembali menambah catatan kelam peristiwa bencana di wilayah Kabupaten Lahat.

​Laporan darurat diterima oleh Markas Pemadam Kebakaran sekitar pukul 00.23 WIB. Tanpa membuang waktu, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lahat langsung menerjang kegelapan malam, menempuh jarak 30 kilometer demi menjinakkan si jago merah.
​Tiba di titik lokasi pada pukul 00.57 WIB, petugas disambut kobaran api yang telah membubung tinggi.

Tiga bangunan menjadi sasaran keganasan api. Rumah milik Saudara Toni (56), seorang petani setempat, dilaporkan rata dengan tanah, nyaris tak bersisa. Sementara itu, dua kediaman lainnya milik Saudara Harman dan Saudara Midi juga tak luput dari dampak kerusakan akibat sambaran suhu panas dan api yang merembet cepat.

​Guna meredam amukan api, operasi pemadaman dilakukan secara masif. Sebanyak dua unit mobil Matra dan satu unit mobil suplai dari pusat Kabupaten Lahat dikerahkan, diperkuat oleh satu unit mobil suplai dari Sektor Kota Agung.

Sebanyak 46 personel gabungan dari berbagai posko diterjunkan ke garis depan.
​Perjuangan fisik para petugas di lapangan akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.06 WIB.

​Investigasi awal menunjukkan bahwa bencana ini diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Meski musibah memilukan ini tidak memakan korban jiwa, kerugian materiel yang dialami para korban ditaksir mencapai angka fantastis, yakni ratusan juta rupiah.

​Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lahat, Muhammad Jonliadi, SE, mengonfirmasi bahwa seluruh personel telah ditarik kembali ke posko pada pukul 04.20 WIB setelah memastikan lokasi benar-benar aman dan kondusif.

​"Kami kembali mengimbau dengan sangat agar masyarakat lebih waspada dan rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing. Langkah preventif adalah kunci utama untuk mencegah tragedi seperti ini terulang kembali," tegas Jonliadi dalam pernyataan resminya. (Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
News

Smartwatchs

News