LAHAT,SL – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH., memberikan peringatan menohok bagi seluruh insan pendidikan di Kabupaten Lahat. Dalam momentum perayaan HUT ke-47 SMPN 1 Kota Agung pada Senin (27/04/26), ia menegaskan bahwa era "setoran" dan praktik pungutan liar di lingkungan sekolah telah berakhir.
Dengan nada bicara yang lugas, ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat mengharamkan segala bentuk pungli dan tidak akan segan mengambil tindakan tegas, mulai dari pemindahan jabatan hingga pemberhentian secara tidak hormat bagi oknum yang terbukti melanggar.
"Integritas menjadi poin utama dalam arahan Widia Ningsih di hadapan para dewan guru. Ia bahkan membeberkan fakta tentang adanya kasus sebelumnya, di mana seorang kepala sekolah harus kehilangan jabatannya karena terbukti meminta imbalan berupa emas," jelasnya.
Bagi Widia, hal tersebut adalah pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi. Ia pun menjamin bahwa di masa kepemimpinannya, pengangkatan kepala sekolah murni didasarkan pada kualitas dan kompetensi individu, bukan karena adanya setoran atau praktik-praktik tidak terpuji lainnya.
Terkait desas-desus biaya kegiatan sekolah seperti perpisahan, Widia memberikan aturan main yang jelas. Meskipun pihak sekolah diperbolehkan mengajukan proposal kepada wali murid, ia melarang keras adanya pematokan nominal atau unsur paksaan.
Hal ini ditekankan agar tidak ada orang tua siswa yang merasa terbebani atau terintimidasi, mengingat kondisi ekonomi setiap keluarga yang berbeda-beda. Ia ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun siswa yang merasa terkucilkan hanya karena kendala biaya dalam kegiatan seremonial sekolah.
Lebih jauh lagi, Widia Ningsih menyoroti praktik pengumpulan dana dari orang tua untuk pembangunan fisik sekolah, seperti pagar atau sarana lainnya. Ia menegaskan bahwa urusan pembangunan sarana dan prasarana adalah tanggung jawab pemerintah daerah, bukan beban masyarakat.
Sekolah cukup mengajukan proposal secara resmi kepada pemerintah untuk direalisasikan sesuai anggaran yang tersedia. Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk bersinergi menjaga dunia pendidikan yang bersih dan transparan demi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta berintegritas di Kabupaten Lahat. (Red)

Posting Komentar